INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Paket » Paket Budidaya Lele Organik NASA, Pakan Lele untuk Hasil Panen Terbaik

Paket Budidaya Lele Organik NASA, Pakan Lele untuk Hasil Panen Terbaik

Kode : P-LELE
Berat : 2500 gram
Stok : Ready Stock
Kondisi : Baru
Kategori : Paket, Paket Agrokompleks, Paket Perikanan
Dilihat : 923 kali
Review : Belum ada review
Hubungi kami secara langsung untuk pemesanan yang lebih cepat!
Paket Budidaya Lele Organik NASA, Pakan Lele untuk Hasil Panen Terbaik

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 176.000 Rp 250.000
Ready Stock / P-LELE
Rp 176.000 Sebelum Rp 250.000
(OFF 30%) Hemat Rp 74.000
Tentukan Pilihan!

Bagikan informasi tentang Paket Budidaya Lele Organik NASA, Pakan Lele untuk Hasil Panen Terbaik kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Paket Budidaya Lele Organik NASA, Pakan Lele untuk Hasil Panen Terbaik


Lele adalah sejenis ikan yang hidup di perairan air tawar dengan ciri fisik tubuh yang pipih memanjang, agak licin, dan memiliki kumis memanjang dan mencuat pada kanan-kiri mulutnya.
Salah satu cara budidaya lele organik terbaik adalah menggunakan produk NASA untuk ikan lele berupa paket budidaya lele organik dari NASA.

Paket Budidaya Lele Organik adalah produk NASA yang berisi paket:

  • 1 BOTOL TON isi 250 gram
  • 1 BOTOL VITERNA PLUS isi 500 cc
  • 1 BOTOL POC NASA isi 500 cc
  • 1 BOTOL HORMONIK isi 100 cc

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, sebaiknya gunakan keempat produk NASA di atas seauai dengan dosisnya karena penggunaan produk NASA yang berlebihan ataupun dikurangi bisa membuat produk NASA tersebut tidak bekerja dengan maksimal.

Tips Bisnis Budidaya Lele Bagi Pemula yang Menguntungkan

Budidaya lele adalah ide bisnis yang menguntungkan yang bisa Anda jadikan peluang. Selain sangat diminati, peluang bisnis ini juga sangat mudah dilakukan mengingat ikan lele mudah didapatkan dan teknik perawatannya pun lebih mudah dilakukan dibanding dengan jenis ikan lainnya.

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis ini, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan, antara lain:

1. Persiapkan Kolam untuk Ikan Lele

Hal pertama sebelum memulai bisnis budidaya ikan lele adalah menyediakan kolam untuk lele. Kolam bisa dibuat dalam bentuk terpal, tanah, maupun semen. Pastikan kolam tadi berukuran besar sehingga menghindari resiko kematian ikan lele karena kekurangan oksigen.

Setelah kolam tadi diisi dengan ikan lele, tunggulah beberapa hari sebelum menaruh bibit ikan lele ke dalam kolam. Hal ini dikarenakan, Anda perlu menunggu proses pembentukan lumut pada kolam agar fitoplankton dapat menetralkan air kolam sehingga tidak mudah keruh.

2. Pilihlah Benih Ikan Lele yang Unggul

Dalam memilih benih ikan lele, tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Pilihlah benih ikan lele yang unggul dan berukuran lebih besar. Biasanya, benih ikan lele yang unggul dicirikan dengan gerakannya yang lebih gesit dan agresif saat diberi pakan ikan lele, meski ukurannya sama, warna benih lele yang unggul biasanya sedikit lebih terang.

3. Pisahkan Antara Ikan Lele Berukuran Besar dan Kecil

Ikan lele adalah sejenis ikan kanibal yang suka memakan sesama jenisnya. Sebaiknya untuk menghindari resiko kematian ikan lele, Anda dapat melakukan pemisahan antara ikan lele berukuran besar dan ikan lele berukuran kecil sehingga Anda tidak perlu lagi khawatir jika ikan lele akan saling memakan satu sama lain.

4. Perhatikan Proses Penebaran Benih Ikan Lele

Kesalahan paling fatal yang sering sekali dilakukan oleh peternak lele pemula adalah ketika menebar benih lele yaitu langsung ke dalam kolam ikan lele secara berbarengan. Padahal, hal ini dapat membuat benih ikan lele menjadi stres dan menyebabkan kematian.

Sebaiknya Anda gunakan ember, kemudian masukkan sebagian ember yang telah diisi oleh benih ikan lele ke dalam kolam. Diamkan selama 30 menit ember tadi dalam posisi miring agar benih lele tadi dapat keluar sendiri ke dalam kolam. Saat menebar benih, ada baiknya Anda lakukan di pagi atau malam hari, karena pada waktu tersebut. ikan lele biasanya akan lebih tenang.

5. Sortir Ikan Lele


Setelah ikan lele berumur 20 hari, lakukan penyortiran ikan lele dengan menggunakan bak untuk memijahkan ikan lele yang telah berukuran besar dan ikan lele yang masih kecil. Hal ini bertujuan untuk menghindari ikan lele kecil dari kelaparan atau kekurangan makanan karena kalah cepat dalam hal mendapatkan makanan bila dibandingkan dengan lele berukuran besar. Jika tidak dilakukan pemisahan, dikhawatirkan ikan lele berukuran kecil akan terhambat pertumbuhannya, dan dapat beresiko dimakan oleh ikan lele yang berukuran lebih besar.

6. Aturlah Kualitas Air Kolam

Air kolam yang paling baik untuk budidaya ikan lele adalah air kolam yang berwarna hijau karena warna ini mengindikasikan bahwa di dalam kolam ikan lele tersebut banyak lumut. Selanjutnya, air pada kolam lele akan berubah warna menjadi merah saat lele sudah siap panen.

Meskipun ikan ini memang tidak suka hidup di perairan yang berwarna jernih, Anda tidak bisa memasukkan sembarang air ke dalam kolam ikan lele ini karena Anda air tersebut bisa jadi mengandung parasit atau bakteri yang dapat menyebabkan penyakit pada lele.

7. Perhatikan Kedalaman Kolam

Seiring berjalannya waktu, volume air kolam akan berkurang atau menyusut karena terjadi proses penguapan. Oleh karena itu Anda harus rutin menambahkan air kolam agar volume air menjadi normal seperti semula. Sebaiknya tingkat kolam lele di bulan awal adalah 20 cm, bulan berikutnya adalah 40 cm, dan bulan ketiga atau terakhir adalah 80 cm.

Usahakan selalu agar air kolam lele tidak dalam posisi yang terlalu dangkal, karena kondisi tersebut akan membuat membuat air kolam menjadi panas sehingga bisa menyebabkan kematian lele. Anda juga bisa menambahkan beberapa tanaman air seperti talas atau eceng gondok ke dalam kolam untuk membuat kolam menjadi teduh sekaligus bisa menyerap racun yang ada di dalam air kolam.

8. Perhatikan Pakan Lele

Sebaiknya ikan lele diberikan makan tiga kali sehari yaitu pagi pukul 7, sore pukul 5, dan malam hari pukul 10. Jika Anda menemukan ikan lele yang lebih aktif dengan mendorongkan kepalanya, itu artinya Anda harus memberikan waktu makan tambahan.

Dalam memberikan pakan lele, Anda bisa menggunakan pakan lele jenis sentrat 781-1 yang mengandung nutrisi dan vitamin ikan lele, seperti lemak, protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Dalam memberikan pakan lele, jangan dilakukan secara berlebihan karena dapat menimbulkan penyakit akibat pakan lele yang mengendap di dasar kolam dan tidak termakan kembali oleh lele.

9. Pencegahan Hama & Penyakit

Hama dan penyakit adalah salah satu faktor yang dapat berpengaruh pada jumlah produksi ikan lele. Biasanya, produksi ikan lele cenderung menurun jika terkena hama dan penyakit sehingga akan mempersulit keberhasilan budidaya lele dan memperoleh hasil panen yang optimal.

Untuk mencegah munculnya hama dan penyakit, Anda dapat menggunakan penghalang agar hewan liar tidak bisa masuk ke dalam kolam. Anda juga dapat memberikan obat-obatan yang bisa Anda beli di toko perikanan.

10. Proses Panen


Biasanya, budidaya ikan lele sudah dapat dipanen setelah 3 bulan setelah benih lele disebar. Pemanenan pada budidaya ikan lele dilakukan dengan menyortir ikan yang telah memiliki ukuran 4-7 ekor per kg, atau sesuai dengan selera pasar dan keinginan pembeli.

11. Pasca Produksi

Sebelum Anda mulai menebar benih ikan lele yang baru, ada baiknya Anda untuk membersihkan kolam terlebih dahulu untuk mengurangi kotoran dan sisa-sisa makanan ikan lele sebelumnya. Anda juga akan mengetahui apakah masih ada lele yang tertinggal di kolam atau tidak, karena jika masih ada ikan di dalam kolam namun Anda telah menebar benih ikan lele yang baru, maka benih lele baru akan habis dimakan oleh ikan lele yang telah siap panen tadi.

Itulah tadi tips yang bisa Anda lakukan saat memulai bisnis budidaya ikan lele. Dengan mempraktekkan semua tips di atas, bisnis ikan lele Anda akan dapat berkembang dan menghasilkan omset maksimal.

Selain melakukan tips di atas, Anda juga bisa memulai bisnis budidaya ikan lele dengan menggunakan produk NASA untuk ikan lele berupa Budidaya Lele Organik dari NASA untuk mendapatkan hasil panen terbaik dengan kualitas unggul.

Budidaya Lele dengan Paket Budidaya Lele Organik dari NASA


Bisnis budidaya ikan lele kini menjadi salah satu usaha yang banyak dilirik oleh masyarakat. Pasalnya, lele merupakan jenis ikan yang banyak diminati dengan rasa dagingnya yang empuk, gurih, dan sedikit duri lele yang gurih. Selain itu, harga ikan lele segar di pasaran masih tergolong murah dan sangat terjangkau sehingga banyak dibeli oleh semua kalangan masyarakat.

PT. Natural Nusantara (NASA) berusaha membantu para peternak lele dengan mengeluarkan produk NASA terbarunya yaitu Paket Budidaya Lele Organik. Produk NASA ini lebih mengedepankan hasil panen ikan lele baik dari segi kuantitas dan kualitas dengan tetap menjaga dan mempertahankan kesehatan lingkungan (Aspek K-3).

Ada beberapa tahapan yang harus Anda perhatikan ketika melakukan budidaya ikan lele dengan bantuan paket produk NASA untuk ikan lele ini, yaitu:

PEMBENIHAN LELE

Sebelum menginjak ke penggunaan produk NASA untuk ikan lele, tahap pertama yang harus dilakukan adalah pembenihan ikan lele. Pembenihan lele dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh peternak lele untuk menghasilkan benih yang kualitas. Pada tahap ini, Anda bisa memulai dengan mengawinkan induk ikan lele jantan dan induk ikan lele betina pada kolam khusus. Lalu tunggu sampai induk ikan lele betina menghasilkan benih ikan lele baru.

SISTEM PEMBENIHAN LELE


Ada 3 sistem pembenihan pada ikan lele, yaitu :

1. Sistem Massal

Sistem massal dilakukan dengan menempatkan lele jantan dan lele betina pada satu kolam secara bersamaan dengan perbandingan tertentu.

2. Sistem Pasangan

Sistem pasangan dilakukan dengan menempatkan induk ikan lele betina dan induk ikan lele jantan pada satu kolam khusus.

3. Pembenihan Sistem Suntik

Sistem pembenihan dengan suntik dilakukan dengan merangsang ikan lele untuk memijah atau terjadi ovulasi dengan bantuan suntikan ekstrak pada kelenjar hyphofise, yang terdapat di sebelah bawah otak besar ikan lele.

PEMBUATAN KOLAM

Ada dua macam tipe kolam lele yaitu tipe baik dan kolam galian. Pemilihan tipe kolam sebaiknya disesuaikan dengan lahan yang ada. Secara teknis, pada tipe baik dan tipe kolam galian, pembenihan ikan lele haruslah mempunyai :

1. Kolam Tandon

Kolam tandon adalah kolam ikan lele yang mendapatkan masukan air langsung dari sumber air. Fungsi kolam ini adalah untuk mengendapkan lumpur, persediaan air dan juga untuk penumbuhan plankton. Kolam tandon ini adalah sumber air utama untuk kolam yang lain.

2. Kolam Pemijahan

Kolam pemijahan adalah kolam yang digunakan sebagai tempat perkawinan induk ikan lele jantan dan induk ikan lele betina. Kolam ini harus menyediakan sarang pemijahan yang terbuat dari batu bata atau bisa juga dengan menggunakan ijuk untuk tempat hubungan induk ikan lele jantan dan induk ikan lele betina.

3. Kolam Pendederan

Kolam pendederan adalah kolam yang berfungsi untuk membesarkan anakan ikan lele yang sudah menetas. Anak lele yang telah berumur sekitar 3-4 hari sebaiknya mulai dipindahkan ke kolam pendederan karena anakan ikan lele juga sudah mulai membutuhkan pakan lele.

PEMILIHAN INDUK


Baik induk ikan lele jantan maupun induk ikan lele betina memiliki karakteristik khas, seperti berikut ini:
Induk jantan, memiliki ciri-ciri:

  • Tulang kepala ikan lele berbentuk pipih
  • Warna badan ikan lele lebih gelap
  • Gerakan ikan lele lebih lincah
  • Perut ikan lele lebih ramping dan tidak lebih besar daripada punggung
  • Alat kelamin ikan lele berbentuk runcing
    Induk betina, memiliki ciri-ciri:
  • Tulang kepala ikan lele berbentuk cembung
  • Warna badan ikan lele lebih cerah
  • Gerakan ikan lele cenderung lambang
  • Perut ikan lele lebih mengembang dan lebih besar daripada punggung
  • Alat kelamin ikan lele berbentuk bulat.

PERSIAPAN KOLAM

Ada dua macam persiapan pada kolam ikan lele yaitu pengeringan, pengapuran, dan pemasukan air.

Pengeringan kolam ikan lele bertujuan untuk membersihkan kolam sekaligus mematikan bibit penyakit yang terikat oleh partikel-partikel tanah. Sedangkan pengapuran dilakukan dengan menggunakan kapur dolomit dengan kadar 60 gram setiap satu meter persegi untuk mengembalikan pH tanah dan mematikan penyakit yang tidak bisa mati pada saat proses pengeringan kolam.

Gunakan produk NASA TON Tambak Organik Nusantara untuk menetralkan gas berbahaya dan berbagai racun hasil dari pembusukan sisa-sisa makanan, kotoran, dan bahan organik dari budidaya ikan lele sebelumnya. Gunakan produk NASA TON dengan dosis 5 botol TON per ha atau dosis 2 sdm setiap 100 meter persegi.

Persiapan kolam lele yang terakhir adalah pemasukan air kolam. Pemasukan air ini dilakukan dengan cara bertahap. Pertama, lakukan pemasukan air sampai setinggi 30 cm, biarkan selama 3-4 hari untuk menumbuhkan fitoplankton sebagai pakan lele alami.

PEMIJAHAN LELE


Pemijahan pada ikan lele sebenarnya adalah proses pertemuan induk ikan lele jantan dan ikan lele betina yang bertujuan untuk mengeluarkan sel telur dan sel sperma. Sel telur ikan lele yang telah dibuahi biasanya akan menempel pada sarang dan akan menetas dalam waktu 24 jam dan menjadi benih ikan lele.

PEMINDAHAN BENIH LELE

Pemindahan benih ikan lele dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu:

  • Kurangi air di sarang pemijahan hingga tersisa hanya setinggi 10-20 cm.
  • Siapkan tempat penampungan menggunakan baskom yang telah diisi dengan air di sarang.
  • Samakan suhu yang ada pada kedua kolam.
  • Pindahkan benih ikan lele dari sarang ke wadah penampungan dengan bantuan piring atau gelas
  • Pindahkan benih ikan lele dari tempat penampungan ke kolam pendederan pada malam hari dengan hati-hati.

PENDEDERAN IKAN LELE

Pendederan ikan lele adalah kegiatan budidaya lele untuk membesarkan ikan lele hingga berukuran siap untuk dijual, yaitu ikan lele berukuran 5-7 cm, 7-9 cm, dan 9-12 cm. Masing-masing ikan lele akan dijual dengan harga jual yang berbeda-beda. Pada kolam pendederan, sebaiknya di bagian permukaan diberi penutup dari tanaman pelindung atau plastik seperti talas atau tumbuhan eceng gondok untuk mencegah naiknya suhu air kolam yang bisa menyebabkan ikan lele mudah stres.

PAKAN LELE


Pakan lele pada budidaya lele NASA bisa berupa :

  1. Pakan lele alami berupa jentik-jentik, plankton, kutu air dan cacing kecil, sebaiknya dikonsumsi pada saat ikan lele berumur di bawah 3-4 hari.
  2. Pakan lele buatan untuk ikan lele berumur di atas 3-4 hari. Sebaiknya pakan lele memiliki kandungan nutrisi tinggi terutama kadar proteinnya.

Untuk menambah kandungan nutrisi pada pakan ikan lele, Anda bisa mencampurkan produk NASA untuk ikan lele yaitu POC NASA dan VITERNA Plus dengan kadar atau dosis yaitu 1-2 cc per kg pakan dicampur dengan air secukupnya. Produk NASA ini bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan, perkembangan, dan ketahanan tubuh karena mengandung berbagai unsur mineral penting, seperti vitamin lele, dan protein dalam jumlah yang dibutuhkan oleh ikan lele.

MANAJEMEN AIR

Ukuran kualitas air pada budidaya ikan lele jika dilihat secara fisik adalah sebagai berikut:

  • Air harus selalu dalam keadaan bersih
  • Berwarna hijau cerah
  • Transparansi air sebaiknya dalam ukuran sedang yaitu setinggi 30-40 cm
    Ukuran kualitas air jika dilihat secara kimia yaitu
  • Bebas senyawa beracun seperti amonia
    • Memiliki suhu optimal yaitu sekitar 22-26ºC

Untuk menjaga kualitas air kolam ikan lele, Anda bisa menggunakan pupuk TON. TON adalah produk NASA untuk lele yang memiliki kandungan unsur-unsur mineral penting, seperti karbohidrat, protein, lemak, dan asam humat. Fungsi semua kandungan tersebut adalah mengoptimalkan, menumbuhkan, serta menyuburkan pakan alami yang ada di kolam berupa plankton dan cacing-cacingan.

MANAJEMEN KESEHATAN LELE


Manajemen kesehatan pada pembenihan ikan lele yang paling penting dilakukan sebaiknya dimulai dari penjagaan kondisi air dan pemberian pakan lele yang lengkap dengan kandungan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan lele.

Pada dasarnya, baik benih ikan lele maupun anakan ikan lele akan terhindar dari penyakit apabila memiliki daya tahan tubuh yang baik. Anakan ikan lele sakit biasanya disebabkan oleh kondisi air yang buruk sehingga memicu tumbuhnya protozoa, jamur, bakteri, dan lain-lain yang menyebabkan munculnya berbagai penyakit pada ikan lele.

Anda bisa menggunakan produk NASA untuk ikan lele yaitu TON, POC NASA, dan VITERNA Plus. Peranan ketiga produk NASA untuk ikan lele di atas sangatlah penting untuk menjaga dan mempertahankan daya tahan tubuh ikan lele dalam melawan penyakit. Akan tetapi, jika anakan lele sudah terserang penyakit, sebaiknya lakukan pengobatan yang sesuai.

Untuk mengobati penyakit pada ikan lele yang disebabkan dari infeksi bakteri atau jamur, Anda dapat menggunakan larutan PK (Kalium Permanganat), formalin, dan garam dapur. Tentunya, ketiga obat tadi harus digunakan dengan hati-hati sesuai dengan aturan dan dosisnya masing-masing.

Demikian uraian mengenai teknik budidaya ikan lele organik dengan menggunakan produk NASA untuk ikan lele. Dapatkan produk NASA berupa Paket Budidaya Lele Organik hanya di distributor resmi PT. Natural Nusantara.

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA

Belum ada ulasan untuk produk Paket Budidaya Lele Organik NASA, Pakan Lele untuk Hasil Panen Terbaik

Silahkan tulis ulasan Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Produk Terkait Paket Budidaya Lele Organik NASA, Pakan Lele untuk Hasil Panen Terbaik

OFF 18%
QUICK ORDER
Paket Budidaya Strawberry Organik NASA

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 367.000 Rp 450.000
Ready Stock / P-STRAWBERRY
Rp 367.000 Rp 450.000
Ready Stock / P-STRAWBERRY
QUICK ORDER
Paket Budidaya Mangga Organik NASA

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 326.000
Ready Stock / P-MANGGA
Rp 326.000
Ready Stock / P-MANGGA
OFF 18%
QUICK ORDER
Paket Budidaya Durian Organik – Lengkap

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 288.000 Rp 350.000
Ready Stock / P-DURIAN
Rp 288.000 Rp 350.000
Ready Stock / P-DURIAN

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

QUICK ORDER
Moreskin Parfum Delilah, Wanginya Bebas Alkohol!

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

moreskin parfum delilah Rp 25.000
Ready Stock / MPDELI
QUICK ORDER
Moreskin Parfum Aminah, Wangi, Segar, Bebas Alkohol

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

moreskin parfum aminah Rp 25.000
Ready Stock / MPAM
QUICK ORDER
Moreskin Parfum Yusuf, Aroma Wangi yang Bebas Alkohol

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

moreskin parfum yusuf Rp 25.000
Ready Stock / MPYUS
SIDEBAR