INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Paket » Paket Budidaya Tomat Organik NASA

Paket Budidaya Tomat Organik NASA

Kode : P-TOMAT
Berat : 3100 gram
Stok : Ready Stock
Kondisi : Baru
Kategori : Paket, Paket Agrokompleks, Paket Pertanian
Dilihat : 743 kali
Review : Belum ada review
Hubungi kami secara langsung untuk pemesanan yang lebih cepat!
Paket Budidaya Tomat Organik NASA

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 328.000 Rp 375.000
Ready Stock / P-TOMAT
Rp 328.000 Sebelum Rp 375.000
(OFF 13%) Hemat Rp 47.000
Tentukan Pilihan!

# Paket Budidaya Tomat Organik NASA

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lihat keranjang Anda
Lanjut Belanja
Checkout

Bagikan informasi tentang Paket Budidaya Tomat Organik NASA kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Paket Budidaya Tomat Organik NASA

ISI PAKET :

1 botol SUPERNASA 250 gram

1 botol POWER NUTRITION 250 gram

1 botol PUPUK ORGANIK CAIR NASA (POC NASA) 500 ml

1 botol HORMONIK 100 ml

1 botol GLIOCLADIUM 100 gram

1 botol PESTONA 500 ml

1 botol AERO A810 250 ml

Leaflet Budidaya Tomat

PENDAHULUAN

Tanaman tomat merupakan komoditas holtikultura yang penting, tetapi hasil produksinya dari segi kualitas dan kuantitas masih rendah. Kondisi ini disebabkan karena tanah yang keras, miskin unsur hara, pemupukan tidak seimbang dan serangan hama dan penyakit, serta teknik budidaya tomat yang kurang diperhatikan.

PT Natural Nusantara berusaha membantu para petani dalam meningkatkan produksi buah tomat baik dari segi kuantitas, kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, agar para petani tomat dapat berkompetisi di era perdagangan bebas.

FASE PRA TANAM

  1. Syarat tumbuh

  • Tanaman tomat dapat ditanam di dataran rendah hingga dataran tinggi
  • Di tanah yang gembur, porus, dan subur, seperti tanah liat yang mengandung apsir dengan pH antara 5 sampai 6
  • Curah hujan 750-1.250 mm per tahun
  • Kelembaban yang tinggi mencapai 25% akan merangsang pertumbuhan tanaman yang masih muda
  1. Pola tanam

  • Dianjurkan untuk menanam dengan sistem tumpang sari atau tanaman sela untuk memberikan keadaan yang tidak disukai oleh organisme pengganggu
  • Tanaman yang dianjurkan adalah padi, jagung, kubis, dan kacang-kacangan
  1. Penyiapan lahan

  • Pilih lahan yang gembur dan subur yang sebelumnya tidak ditanami tanaman tomat
  • Genangilah tanah dengan air selama dua minggu sebelum penanaman
  • Buatlah bedengan dengan lebar 120-160 cm untuk barisan ganda, dan 40-50 cm untuk barisan tunggal
  • Buatlah parit untuk pembuangan air
  • Beri pupuk dasar Urea 4 kg ditambah TSP 7,5 kg ditambah KCI 4 kg per 1.000 m2 diatas bedengan, aduk dan ratakan dengan tanah
  • Siram dengan POC NASA yang telah dicampur air dengan dosis 1-2 botol per 1.000 m2
  • Sebarkan Natural GLIO 1-2 sachet yang sudah dicampur pupuk kandang dan didiamkan 1 minggu, secara merata diatas bedengan pada sore hari
  • Biarkan selama 5-7 hari sebelum tanam
  • Buat lubang tanam dengan jarak 60 x 80 cm diatas bedengan, dengan diameter 7-8 cm sedalam 15 cm
  1. Pemilihan bibit

  • Pilih bibit dengan jenis F1 Hybryd
  • Bibit yang telah berdaun 5-6 helai, pindahkan ke lapangan
  • Untuk mengurangi stress saat awal pertumbuhan perlu disiram dulu saat sore sehari sebelum tanam agar lembab

FASE PERSEMAIAN (0 – 30 HSS Hari Setelah Semai)

  • Siapkan media tanam yang berupa campuran tanah dan pupuk kandang 25-30 kg ditambah Natural GLIO, dengan perbandingan 1 : 1
  • Masukkan ke dalam polibag plastik
  • Sebarkan benih secara merata dan masukkan satu per satu ke dalam polibag
  • Setelah benih berumur 8-10 hari, pilih bibit yang baik, sehat dan tegar untuk dipindahkan dalam bumbunan daun pisang
  • Penyiraman dilakukan setiap hari
  • Disemprot dengan POC NASA pada umur 17 hari dengan dosis 2 tutup per tangki

FASE TANAM (0 – 15 HST Hari Setelah Tanam)

  • Bedengan sehari sebelumnya diairi dahulu
  • Bibit yang siap tanam umur 3-4 minggu, sudah berdaun 5-6
  • Ditanam pada sore hari
  • Buka polibag plastik
  • Benamkan bibit dengan dangkal pada batas pangkal batang kemudian ditimbun dengan tanah di sekitarnya
  • Setelah ditanam langsung disiram dengan POC NASA menggunakan dosis 2-3 tutup per 15 liter air
  • Tanaman yang pertumbuhannya tidak normal, layu dan mati dicabut, kemudian dibuat lubang tanam baru. Dibersihkan dan diberi Natural GLIO, lalu bibit baru yang terpilih ditanam
  • Lakukan penyiraman setiap hari
  • Semprotkan Natural VITURA untuk hama ulat grayak.
  • Jika terkena penyakit layu dan busuk daun, kendalikan dengan menyemprot Natural GLIO dicampur gula pasir dengan perbandingan 1 : 1
  • Untuk penyakit virus seperti Thrips, kutu persik, tungau, disemprot dengan Natural BVR atau PESTONA secara bergantian
  • Ajir dipasang seawal mungkin agar tanaman tidak rusak tertusuk ajir. Ajir dipasang dengan jarak 10-20 cm dari batang tomat

FASE VEGETATIF (15-30 HST Hari Setelah Tanam)

  • Jika tanpa mulsa, pembubunan dan penyiangan dilakukan pada umur 28 HST bersamaan dengan pemberian pupuk susulan dan penggemburan diikuti pengguludan tanaman
  • Jika menggunakan mulsa, tidak perlu penyiangan dan pembubunan. Pupuk susulan diberikan dengan cara dikocorkan
  • Setelah tanaman tomat hidup sekitar 1 minggu, beri pupuk Urea dan KCI dengan perbandingan 1 : 1
  • Pemupukan kedua dilakukan pada umur 2-3 minggu, yaitu diberi campuran Urea dan KCI masing-masing 5 gr, lalu siram dengan air
  • Apabila ketika umur 4 minggu tanaman tomat belum terlihat subur, diberikan pupuk Urea dan KCI masing-masing sebanyak 7 gr
  • Penyiraman dilakukan pada padi atau sore hari
  • Tanaman yang ketinggiannya mencapai 10-15 cm harus segera diikat pada ajir agar dapat berdiri tegak

FASE GENERATIF (30 – 80 HST Hari Setelah Tanam)

  1. Pengelolaan tanaman

  • Pembubunan dan penyiangan kedua dilakukan saat umur 45-50 hari, jika tanaman tanpa mulsa
  • Lakukan perempelan tunas-tunas yang tidak produktif setiap 5-7 hari sekali untuk merangsan pembungaan pada umur 32 HST
  • Perempelan sebaiknya dilakukan pagi hari agar luka bekas rempelan cepat kering
  • Jika tanaman tomat terlalu tinggi, dapat dibatasi dengan memotong ujung tanaman
  • Semprot dengan POC NASA dan HORMONIK setiap 7-10 hari sekali. Gunakan dosis 3-4 tutup POC NASA dan 1-2 tutup HORMONIK per tangki. Agar tidak mudah hilang saat terkena air hujan dan penyiraman, tambahkan Perekat Perata AERO-810 dengan dosis 5 ml (0,5 tutup) per tangki.
  1. Pengamatan Hama dan Penyakit

  • Ulat buah (Helicoperva armigera dan Heliothis sp.)

Menyebabkan buah berlubang. Kotoran menumpuk dalam buah yang terserang dan menyebabkan buah tomat busuk. Buah tomat yang terserang dikumpulkan dan dibuang. Untuk pengendalian, lakukan penyemprotan dengan PESTONA.

  • Lalat buah (Brachtocera atau Dacus sp.)

Lalat buah menyebabkan buah busuk. Apabila buah dibelah akan kelihatan larva berwarna putih. Untuk pengendaliannya, kumpulkan dan bakar buah terserang. Gunakan perangkap lalat buah Natural Metilat Lem.

  • Busuk buah antraknose (Colletotrichum coccodes)

Busuk ujung buah. Ujung buah tampak lingkaran hitam dan busuk. Ini gejala kekurangan Ca ( Calsium). Berikan Dolomit. Jika ada serangan semprot menggunakan Natural GLIO.

FASE PANEN DAN PASCA PANEN (80 – 130 HST Hari Setelah Tanam)

  • Panen dilakukan pada umur 90-100 HST, ciri buah tomat yang siap dipanen adalah kulit buah berubah warna dari hijau menjadi kekuningan, bagian tepi daun tua mengering, batang menguning, panen dilakukan saat pagi atau sore hari disaat cuaca cerah. Buah dipuntir hingga tangkai buah putus. Masukkan buah ke keranjang dan letakkan di tempat yang teduh.
  • Pemetikan dilakukan dengan interval 2-3 hari sekali
  • Agar tahan lama, tidak mudah memar dan tidak cepat busuk, buah tomat dipanen saat setengah matang
  • Wadah yang baik untuk pengangkutan buah tomat adalah peti-peti kayu dengan papan bercelah dan jangan dibanting
  • Waspadai penyakit busuk buah Antraknose, kumpulkan dan musnahkan
  • Buah tomat yang sudah dipetik, dibersihkan, disortir dan di packing kemudian siap diangku dan dikonsumsi.

Demikian uraian mengenai cara budidaya tomat dengan teknologi NASA. Dapatkan Paket Pupuk Budidaya Tomat NASA hanya dari distributor resmi PT Natural Nusantara.

 

 

APA KATA MEREKA?


Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA

Tags: , , ,
Ditambahkan pada: 14 July 2016

Belum ada ulasan untuk produk Paket Budidaya Tomat Organik NASA

Silahkan tulis ulasan Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Produk Terkait Paket Budidaya Tomat Organik NASA

OFF 18%
QUICK ORDER
Paket Budidaya Strawberry Organik NASA

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 367.000 Rp 450.000
Ready Stock / P-STRAWBERRY
Rp 367.000 Rp 450.000
Ready Stock / P-STRAWBERRY
OFF 25%
QUICK ORDER
Paket Budidaya Karet Organik NASA

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 123.000 Rp 165.000
Ready Stock / P-KARET
Rp 123.000 Rp 165.000
Ready Stock / P-KARET
OFF 30%
QUICK ORDER
Paket Budidaya Lele Organik NASA, Pakan Lele untuk Hasil Panen Terbaik

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 176.000 Rp 250.000
Ready Stock / P-LELE

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

QUICK ORDER
Rambut Sehat, Indah Dan Berkilau, Collagen Shampoo Steamcell Apple NASA Solusinya.

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 65.000
Ready Stock / COSHAM
QUICK ORDER
Royal Propolis Syifa NASA Membantu Memelihara Daya Tahan Tubuh Anda Sekeluarga

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 100.000
Ready Stock / HABBAT
QUICK ORDER
Crystal V Spray Feminine Hygiene NASA, Jaga Kesehatan Area Intim Anda!

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000
Ready Stock / VSPRAY
SIDEBAR