INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Paket » Paket NASA untuk Budidaya Vanili Organik

Paket NASA untuk Budidaya Vanili Organik

Kode : P-VANILI
Berat : 3200 gram
Stok : Ready Stock
Kondisi : Baru
Kategori : Paket, Paket Agrokompleks, Paket Pertanian
Dilihat : 740 kali
Review : Belum ada review
Hubungi kami secara langsung untuk pemesanan yang lebih cepat!
Paket NASA untuk Budidaya Vanili Organik

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 370.000 Rp 425.000
Ready Stock / P-VANILI
Rp 370.000 Sebelum Rp 425.000
(OFF 13%) Hemat Rp 55.000
Tentukan Pilihan!

# Paket NASA untuk Budidaya Vanili Organik

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lihat keranjang Anda
Lanjut Belanja
Checkout

Bagikan informasi tentang Paket NASA untuk Budidaya Vanili Organik kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Paket NASA untuk Budidaya Vanili Organik

Tanaman vanili atau yang biasa dikenal dengan sebutan “Emas Hijau” merupakan salah satu komoditi pertanian yang sangat menjanjikan. Tanaman vanili mempunyai banyak nilai guna yaitu dari ekstrak buahnya yang merupakan sumber pengharum bahan makanan dan minuman. Namun tidak semua jenis tanaman vanili memiliki harga “emas”, hanya vanili dengan kualitas terbaiklah yang mendapatkan harga istimewa.

Cara budidaya vanili dengan menerapkan teknik budidaya tanaman vanili yang tepat dan penggunaan pupuk untuk tanaman vanili yang terbukti bagus, akan menghasilkan produksi vanili berkualitas terbaik. PT NASA (Natural Nusantara) berupaya membantu para petani vanili di Indonesia untuk meningkatkan produksi vanili secara kualitas dan kuantitas, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan (Aspek K3) dengan menghadirkan Paket Pupuk Nasa  untuk Budidaya Vanili Organik.

SYARAT PERTUMBUHAN VANILI

Tanaman vanili dapat hidup pada iklim tropis, dengan ketinggian tempat 300 – 800 mdpl dan curah hujan 1.000 – 3.000 mm per tahun. Tanaman vanili membutuhkan penyinaran cahaya matahari 30 – 50% dengan suhu lingkungan maksimal 200 – 250ºC dan kelembaban udara 60 – 80% untuk pertumbuhannya. Dengan tipe tanah yang gembur, ringan yaitu tanah lempung berpasir (sandy loam), tanah lempung berpasir kerikil (gravel sandy loam), mudah menyerap air, dan pH tanah 5,7 sampai 7.

PEMBIBITAN VANILI

1. Seleksi Bibit

Jenis tanaman vanili bernilai ekonomis tinggi yaitu Vanilla planifolia Andrews, Vanilla tahitensis, JW. Moore, dan Vanilla pompana.

Syarat :

  • Bibit Generatif : tulen, murni, mempunyai sifat yang hampir sama dengan induknya, biji tidak tercampur dengan biji berkualitas jelek, biji dalam kondisi segar dan sehat
  • Bibit Vegetatif : tanaman induk cukup umur dan sehat, sudah mengeluarkan sulur dahan yang kuat, tanaman induk belum berbuah atau jangan sampai berbuah

2. Penyiapan Bibit

  • Bibit Generatif : Pilih jenis bibit generatif yang berasal dari biji unggul.
  • Bibit Vegetatif : Untuk mempercepat perakaran stek pada bibit vegetatif, stek direndam terlebih dahulu dalam larutan pupuk Nasa HORMONIK dengan dosis 1 – 2 cc per 1 liter air. Sesudah direndam, biarkan bibit agak layu baru ditanam dan disiram dengan larutan POC NASA (2 – 3 tutup botol) ditambah pupuk Nasa HORMONIK (1 tutup botol) per 10 liter air.

Pupuk vanili POC NASA dan Hormonik sangat dianjurkan untuk budidaya vanili organik pada fase penyiapan bibit vegetatif (stek).

3. Teknik Penyemaian Benih

Bibit tanaman vanili disemai dalam tanah berpasir. Hal ini bertujuan agar akar mudah tumbuh. Letakkan bibit yang telah disemai di tempat yang teduh dan hindari jangan sampai terkena sinar matahari langsung.

4. Pemeliharaan Pembibitan / Penyemaian

  • Pemeliharaan pembibitan dilakukan dengan menyiram bibit yang telah disemai menggunakan air setiap pagi atau sore hari, jangan terlalu basah.
  • Buang bibit vanili yang tumbuhnya tidak normal, mati atau terserang penyakit.
  • Bibit vanili disemprot dengan POC NASA (pupuk cair untuk vanili) dosis 2-3 tutup botol ditambah pupuk Nasa HORMONIK (1 tutup botol) per tangki (14-17 liter) setiap seminggu sekali.

Pupuk vanili POC NASA dan Hormonik sangat baik untuk budidaya vanili pada fase pemeliharaan ataupun penyemaian benih.

5. Pemindahan Bibit

Pemindahan bibit ke lahan pertanian tergantung dari asal bibitnya, yaitu untuk bibit stek sekitar umur 1-2 bulan, sedangkan untuk bibit biji waktunya lama.

PENGOLAHAN MEDIA TANAM

Tahap-tahap pengolahan media tanam atau lahan pertanian adalah sebagai berikut :

  • Pengolahan media tanam atau lahan pertanian dilakukan pada pertengahan musim kemarau agar pohon pelindung dapat ditanam
  • Cek kondisi tanah, sebelum ditanami lahan pertanian dibersihkan terlebih dulu dari gulma atau tanaman pengganggu lain, kemudian dibajak
  • Buat jalur bedengan dengan lebar 80 – 120 cm dan parit selebar 30 – 50 cm
  • Apabila kondisi tanah terlalu asam, lakukanlah pengapuran dengan pemberian kapur Dolomit

PENANAMAN VANILI

Berikut adalah cara menanam vanili, meliputi :

  • Penanaman bibit vanili dilakukan pada tengah bedengan dengan menggunakan pola tanam monokultur
  • Buat lubang tanam dekat tanaman penegak dengan ukuran panjang, lebar, dan dalam antara 20 x 15 x 10 cm, 25 x 20 x 12 cm dan 30 x 25 x 15 cm
  • Cara menanam vanili stek dapat dilakukan dengan cara memasukkan 3 ruas seluruhnya ke dalam lubang tanam pada posisi tegak supaya akar lebih cepat tumbuh dan tumbuh sempurna
  • Tutuplah lubang tanam dengan tanah galian yang sudah dicampur dengan pupuk kandang
  • Stek bibit vanili bagian atas yang tidak tertanam dalam tanah diikat pada pohon panjatan. Buatlah ikatan longgar, jangan terlalu kencang
  • Waktu tanam stek bibit vanili yang baik yaitu saat musim hujan. Stek bibit vanili yang akan ditanam sebaiknya dibiarkan layu terlebih dahulu selama 4 – 7 hari dan pangkal stek direndam ke dalam larutan POC NASA atau pupuk Nasa HORMONIK dengan dosis 1 – 2 cc per liter air, ditambah pupuk Nasa Natural GLIO untuk menghindari pembusukan.

Pupuk vanili POC NASA dan Hormonik sangat dibutuhkan dalam budidaya vanili pada fase penanaman.

PEMELIHARAAN TANAMAN VANILI

1. Penyulaman

Perlu adanya pengecekan setelah tanaman vanili berumur 2 sampai 3 minggu setelah proses penanaman. Segera lakukan penyulaman apabila terdapat stek yang tumbuh kurang baik.

2. Penyiangan dan Pembumbunan

Penyiangan dilakukan sebulan sekali sesudah penanaman hingga pertumbuhan tanaman vanili tidak terlambat dan tidak kerdil. Pembumbunan dilakukan secara bersamaan dengan penyiangan untuk menjaga bedengan tetap rapi, tanah tetap gembur, dan air mudah terserap.

3. Perempelan

Perempelan diklasifikasikan menjadi tiga macam, yaitu :

  • Perempelan bentuk, yaitu dengan cara memotong 15 cm dari tanaman yang dilengkungkan dan menyisakan 3 cabang terbaik untuk dipelihara agar terbentuk kerangka tanaman yang seimbang dan kuat
  • Perempelan produksi, yaitu dengan cara memotong pucuk sepanjang 10 – 15 cm menjelang musim berbunga dan musim berbuah untuk merangsang pertumbuhan generatif khususnya pertumbuhan buah dan bunga
  • Perempelan peremajaan, yaitu dengan cara memotong cabang-cabang yang sakit dan cabang-cabang yang sudah pernah berbuah

4. Pemupukan

Pupuk vanili yang digunakan untuk budidaya vanili adalah pupuk makro. Proses pemupukan dilakukan dengan cara menebar pupuk makro di sekitar tanaman vanili, kemudian timbun dengan tanah karena sistem perakaran tanaman vanili dangkal.

Kebutuhan pupuk makro untuk lahan satu hektar tanaman vanili per tahun adalah Urea 8 kg, KCl 14 kg, TSP 4 kg, CaCO3 5 – 10 kg, pupuk kandang 10 – 20 kg/pohon/tahun dan MgSO4 H2O 2,5 – 5 kg/ha/tahun. Pemupukan tanaman vanili dilakukan hanya sekali dalam setahun.

Untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal, sebaiknya dikocor dengan menggunakan pupuk Nasa SUPERNASA dosis  0,5 sdm per 5 liter air untuk tiap tanaman setiap 3 bulan sekali dan penyemprotan POC NASA dosis 4 – 5 tutup botol per tangki setiap 2 – 4 minggu sekali atau POC NASA dosis 3 – 4 tutup botol ditambah pupuk Nasa HORMONIK (1 tutup botol) per tangki setiap 2 – 4 minggu sekali.

5. Pengairan dan Penyiraman

Tanaman vanili merupakan jenis tanaman yang tidak tahan terhadap kekeringan sehingga pada musim kemarau perlu disiram dengan air secukupnya untuk merangsang pertumbuhan tanaman, perkembangan bunga dan buah.

6. Pemberian Mulsa dan Pendangiran

Pemberian mulsa dilakukan secara bersamaan dengan penyiangan dan pendangiran. Bahan mulsa dapat diperoleh dari hasil pemangkasan pohon pelindung dan dari serbuk gergaji yang kemudian diletakkan di atas permukaan tanah dekat dengan tanaman vanili.

7. Perambatan

Perambatan tanaman vanili menggunakan sistem pagar sulur-sulur, yaitu tanaman vanili dibiarkan menjalar pada pagar yang telah dipasang secara horizontal. Pagar tempat menjalarnya tanaman vanili dapat dibuat dari bambu yang diikatkan pada pohon yang satu dengan pohon yang lain. Atau bisa juga menggunakan sistem perambatan penunjang tunggal, yaitu tanaman vanili dirambatkan lurus ke atas pada pohon naungannya.

8. Pemangkasan Pohon Pelindung

Gliricidia maculata, lamtoro dan dadap merupakan jenis pohon pelindung yang dapat digunakan. Pemangkasan cabang pohon pelindung dilakukan untuk mempertahankan agar tetap teduh, mengatur intensitas cahaya matahari, dan mempermudah sistem sirkulasi.

9. Pembungaan dan Penyerbukan

Tanaman vanili berbunga setelah berumur 1,5 hingga 3 tahun. Bunga tanaman vanili yang muncul berupa dompolan dan akan mekar satu persatu bunga secara bergantian. Mekarnya bunga vanili hanya berlangsung selama 12 jam, yaitu mulai pukul 24.00 hingga menjelang tengah hari, kemudian bunga akan layu dan mati.

Oleh karenanya proses penyerbukan bunga dilakukan sekitar pukul 08.00 sampai 10.00 pagi. Pada prinsipnya, proses penyerbukan buatan adalah mengangkat atau memotong bibir yang membatasi kepala sari dan kepala putik, kemudian benang sari ditekan ke kepala putik untuk melakukan penyerbukan.

Setelah seminggu penyerbukan, semprot dengan POC NASA dosis 3 – 4 tutup botol dan pupuk Nasa HORMONIK dosis 1 tutup botol per tangki setiap 2 – 3 minggu sekali.

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN VANILI

Hama Tanaman Vanili

1. Bekicot

Hama bekicot menyerang dan merusak bagian batang, bunga dan buah tanaman vanili. Bekicot beraktivitas pada malam hari. Pengendaliannya dilakukan secara manual dengan mengambil dan mengumpulkan bekicot satu persatu kemudian dibakar sekaligus dalam satu lubang.

2. Belalang Pedang

Hama belalang pedang merusak dan memakan daun muda serta batang tanaman vanili. Lakukan pengendalian dengan menyemprotkan larutan produk Nasa Pestona atau Natural BVR.

3. Penggerek Batang

Larva hama penggerek batang merusak dengan cara menggerek batang tanaman vanili yang menyebabkan tanaman vanili lambat laun akan layu dan mati. Pengendaliannya dengan melakukan penyemprotan pupuk Nasa PESTONA.

4. Ulat Bulu Jambul dan Ulat Geni

Hama ulat bulu jambul dan ulat geni ini merusak bagian pucuk, batang, daun, dan bunga tanaman vanili. Lakukan pengendalian hama ulat bulu jambul dan ulat geni dengan menyemprotkan pupuk Nasa Pestona.

Penyakit yang Sering Menyerang Tanaman Vanili

1.Busuk Akar

Gejala : akar menghitam, warna tanaman vanili menjadi kecoklat-coklatan dan akhirnya mati, biasanya terjadi saat produksi tertinggi pertama kali tercapai.

Pengendalian : menjaga kesuburan tanah dengan pupuk vanili, pemberian kapur secukupnya, dan mengatur kelembaban tanah. Untuk pencegahan di awal gunakan Natural GLIO dari NASA.

2. Busuk Batang

Penyebab : Jamur Fusarium batatatis.

Gejala : terlihat bercak-bercak berwarna hitam pada batang yang akan meluas dan melingkar dengan cepat, batang yang terserang akan keriput, berwarna coklat dan akhirnya kering.

Pengendalian : mengurangi kelembaban dan drainase yang baik, saat stek akan ditanam sebaiknya dicelupkan ke dalam larutan POC NASA ditambah Natural GLIO.

3. Busuk Buah

Busuk buah ditemukan pada buah vanili muda.

Gejala : jika menyerang pangkal buah muda dapat mengakibatkan banyak buah yang berguguran dan bila menyerang tengah buah akan berwarna hitam, kering selanjutnya akan mati.

Pengendalian : lakukan penyemprotan dengan Natural GLIO + gula pasir dosis 1-2 sendok teh per 10 liter air.

4. Busuk Pangkal Batang

Penyebab : Jamur Sclerotium sp.

Gejala : pangkal batang berwarna kecoklatan dan kebasah-basahan, bagian tanaman yang diserang dan tanah di sekitarnya terdapat miselium, yaitu jamur berwarna putih seperti bulu dengan banyak sclerotium warna coklat.

Pengendalian : gunakan bibit bebas penyakit busuk pangkal batang, lakukan penyemprotan Natural GLIO + gula pasir.

5. Bercak Coklat pada Buah

Penyebab : cendawan Phytophthora sp.

Gejala : bercak-bercak coklat tua pada buah vanili dan akhirnya membusuk, biasanya menyerang buah vanili yang hampir masak.

Pengendalian :

  • Petik buah vanili yang terserang dengan segera, kemudian membakarnya;
  • Melakukan penyemprotan dengan Natural GLIO dosis 1-2 sendok per 10 liter air.

Pemberian Natural Glio sangat dianjurkan dalam budidaya vanili organik Nasa untuk memberantas berbagai penyakit yang sering menyerang tanaman vanili.

6. Bercak Coklat pada Batang

Penyebab : cendawan Nectria vanillae, zimm.

Gejala : tampak bercak coklat pada batang yang lambat laun akan menghitam, melingkar ruas, dan akhirnya akan mati.

Pengendalian : potong batang yang terserang penyakit tanaman ini kemudian dibakar.

7. Antraknosa

Penyebab : Jamur Calospora vanillae, Mass

Gejala: daun, batang, dan buah berwarna coklat muda kekuningan, tampak licin dan terlihat jelas bagian yang terserang maupun yang tidak terserang

Pengendalian: buang dan bakar bagian terserang antraknosa, atur kelembaban dan drainase

8. Karat Merah

Penyebab : Ganggang Cephaleuros heningsii, Schm.

Gejala : munculnya bercak pada daun dan terus meluas hingga daun kering dan mati.

Pengendalian : Singkirkan bagian terserang dan atur kelembaban tanah dengan pemangkasan pohon pelindung.

9. Penyakit Pascapanen

Penyebab penyakit yang menyerang vanili setelah dipanen (pasca panen) adalah : jamur Aspergillus, Penicillium, Rhizopus, sp dan Sclerotium sp.

Pengendalian : melakukan penanganan pasca panen yang baik.

PANEN DAN PASCA PANEN

Musim panen vanili yaitu antara bulan Mei hingga Juli, sekitar 2 – 3 bulan. Pemetikan buah vanili dilakukan pada umur 8 bulan (240 hari), akan menghasilkan vanili kering dengan kadar vanilin yang tinggi, kadar abu rendah, dan kadar air yang aman/cukup.

Ciri-ciri vanili telah siap dipanen yaitu warna vanili berubah dari hijau tua mengkilap menjadi hijau muda suram dengan garis-garis kecil berwarna kuning yang lambat laun akan melebar sampai pada ujung buah.

Cara terbaik memanen vanili adalah dengan memetik satu per satu buah vanili yang telah masak tanpa mengganggu buah vanili lain dalam satu tandan yang masih mentah. Hal ini dilakukan untuk menjaga mutu (kualitas) buah vanili.

Buah vanili yang telah dipanen, kemudian dikumpulkan dalam keranjang bambu. Usahakan jangan sampai cacat atau terluka.

Lakukan pelayuan untuk menghentikan proses respirasi yang terjadi dalam buah. Pelayuan juga berfungsi untuk mematikan sel-sel buah vanili tanpa mengurangi aktifitas dan kadar enzim di dalamnya.

Proses pelayuan dapat dilakukan dengan memakai alat perebus yang sudah diisi air ¾ bagian dengan suhu antara 65 – 950° C.

Proses pemeraman dilakukan di dalam kotak khusus yang lengkap dengan tutup dan karung goni sebagai alasnya, untuk pembentukan aroma selama + 48 jam.

Lakukan pengeringan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari, diangin-anginkan, dan dioven untuk mengurangi kadar air hingga 25 – 30 %

Tempatkan buah vanili kering ke dalam kotak yang di dalamnya telah dilapisi kertas koran atau plastik tipis, lalu simpan pada suhu kamar. Buah vanili siap dikirim dan dijual.

Peranan pupuk vanili POC NASA dan Hormonik sangat penting dalam budidaya vanili hampir di setiap fase pertumbuhan vanili mulai dari fase penyiapan bibit hingga fase pengendalian hama.

Kabar gembira buat Anda para petani, kini PT. NASA (Natural Nusantara) telah menghadirkan 2 produk unggulan baru sebagai penyempurna produk sebelumnya, yaitu Pupuk Organik Serbuk Greenstar dan Supernasa Granule Modern.

Pupuk Organik Serbuk Greenstar dikemas sangat praktis dan ekonomis, karena di dalam produk Greenstar tersebut sudah terkandung unsur yang ada pada produk POC NASA dan pupuk NASA HORMONIK. Sedangkan untuk pupuk organik NASA yang dikemas dalam bentuk granule yaitu Supernasa Granule Modern lebih praktis dalam pengaplikasiannya serta harganya pun lebih ekonomis.

Selain lebih praktis dan ekonomis, pemakaian pupuk Organik Serbuk Greenstar dan Supernasa Granule Modern sangat dianjurkan untuk budidaya vanili organik karena sudah terbukti aman sebagai pupuk vanili terbaik.

Demikian uraian mengenai teknik budidaya vanili dengan menggunakan pupuk vanili teknologi NASA. Dapatkan pupuk vanili untuk Paket Budidaya vanili Organik hanya dari distributor resmi PT Natural Nusantara.

 

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA

Belum ada ulasan untuk produk Paket NASA untuk Budidaya Vanili Organik

Silahkan tulis ulasan Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Produk Terkait Paket NASA untuk Budidaya Vanili Organik

OFF 14%
QUICK ORDER
Paket Budidaya Kentang Organik NASA

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 301.000 Rp 350.000
Ready Stock / P-KENTANG
Rp 301.000 Rp 350.000
Ready Stock / P-KENTANG
OFF 22%
QUICK ORDER
Paket Budidaya Kelapa Sawit Organik NASA

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 196.000 Rp 250.000
Ready Stock / P1-SAWIT
Rp 196.000 Rp 250.000
Ready Stock / P1-SAWIT
OFF 13%
QUICK ORDER
Paket Budidaya Kelapa Organik NASA

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 392.000 Rp 450.000
Ready Stock / P-KELAPA
Rp 392.000 Rp 450.000
Ready Stock / P-KELAPA

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

QUICK ORDER
Moreskin Lip Cream 03 Merah Marun, Bukan Sekedar Lipcream!

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 60.000
Ready Stock / LC03MRON
QUICK ORDER
Ayla 4D Eyebrow Aeena, Pensil Alis Idaman

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 85.000
Ready Stock / AEENA
Rp 85.000
Ready Stock / AEENA
QUICK ORDER
Ayla Lipstik Mattefying Care Sophia, Menambah PD Anda!

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 150.000
Ready Stock / LIFS
SIDEBAR