INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Paket » Paket Pupuk Bawang Merah Organik, Paket Terbaik dari NASA untuk Pupuk Bawang Merah yang Bagus

Paket Pupuk Bawang Merah Organik, Paket Terbaik dari NASA untuk Pupuk Bawang Merah yang Bagus

Kode : P-BAWANG MERAH
Berat : 3500 gram
Stok : Ready Stock
Kondisi : Baru
Kategori : Paket, Paket Agrokompleks, Paket Pertanian
Dilihat : 1.022 kali
Review : Belum ada review
Hubungi kami secara langsung untuk pemesanan yang lebih cepat!
Paket Pupuk Bawang Merah Organik, Paket Terbaik dari NASA untuk Pupuk Bawang Merah yang Bagus

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 480.000 Rp 550.000
Ready Stock / P-BAWANG MERAH
Rp 480.000 Sebelum Rp 550.000
(OFF 13%) Hemat Rp 70.000
Tentukan Pilihan!

Bagikan informasi tentang Paket Pupuk Bawang Merah Organik, Paket Terbaik dari NASA untuk Pupuk Bawang Merah yang Bagus kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Paket Pupuk Bawang Merah Organik, Paket Terbaik dari NASA untuk Pupuk Bawang Merah yang Bagus

Siapa yang tidak kenal bawang merah? Semua orang pasti tahu bawang merah karena sering menjumpainya dalam kehidupan sehari-hari. Tanaman dengan nama latin “Allium Cepa” ini sangat diminati masyarakat pada umumnya.

Bawang merah sangat diminati oleh masyarakat karena nilai kebutuhannya yang sangat tinggi. Seorang ibu tidak akan bisa memasak di dapur tanpa bawang merah. Permintaan terhadap bawang merah di pasar semakin hari semakin tinggi terutama pada hari-hari besar keagamaan seperti hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Pada hari-hari besar tersebut harga bawang merah bisa naik hingga berkali-kali lipat menjadi sangat mahal. Karena alasan itulah dibutuhkan cara budidaya bawang merah yang benar dan tepat agar peningkatan produksi bawang merah dan permintaan pasar akan bawang merah dapat terpenuhi.

Teknik Budidaya Bawang Merah Organik Teknologi NASA

Dalam proses budidaya bawang merah, petani akan dihadapkan dengan berbagai masalah yang harus siap dihadapi. Masalah-masalah tersebut meliputi kondisi tanah pada lahan pertanian serta tanaman yang kekurangan unsur mikro, serangan hama dan penyakit tanaman bawang merah yang bisa mengakibatkan penurunan hasil produksi (hasil panen) bawang merah atau hasil produksi menjadi kurang maksimal.

Budidaya bawang merah organik

Kiat-kiat untuk meningkatkan hasil produksi panen budidaya bawang merah organik telah diperkenalkan oleh PT Natural Nusantara yaitu dengan memberikan pedoman dalam Cara Budidaya Bawang Merah menggunakan Teknologi Pikat NASA beserta penyediaan pupuk organik cair NASA untuk bawang merah dan pestisida alami untuk mencegah serangan hama dan penyakit bawang merah.

A.FASE PRA TANAM

Syarat Tumbuh Tanaman Bawang Merah

Tanaman bawang merah biasanya ditanam di area persawahan atau tegalan dengan tekstur tanah sedang hingga liat. Jenis tanah yang cocok untuk menanam bawang merah adalah tanah Aluvial, Glei Humus atau Latosol dengan pH tanah 5,6 hingga 6,5. Tanaman bawang merah dapat tumbuh subur pada ketinggian 0 – 400 mdpl dengan kelembaban tanah sekitar 50 – 70% dan suhu lingkungan sekitar 25 – 32°C.

Pengolahan Lahan Pertanian Bawang Merah Organik

Pengolahan lahan pertanian merupakan salah satu penentu keberhasilan teknik budidaya bawang merah organik. Tanah yang diolah dengan baik akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan bawang merah dan pada akhirnya akan mengoptimalkan hasil produksi panen bawang merah tersebut. Selain untuk perbaikan aerasi dan drainase tanah, pengolahan lahan pertanian juga bermanfaat untuk memutus siklus organisme pengganggu tanaman induk.

Berikut adalah langkah-langkah dalam mengolah lahan pertanian bawang merah :

  • Sebelum ditanami, tanah diberi pupuk kandang dengan cara disebar dengan dosis 0,5 – 1 ton per 1000 m2 lahan pertanian bawang merah
  • Tanah dibajak, kemudian digaru dan dibiarkan selama 1 minggu
  • Buatlah bedengan dengan lebar sekitar 120 – 180 cm
  • Buatlah saluran air (irigasi) di antara bedengan dengan ukuran lebar sekitar 40 – 50 cm dan kedalaman sekitar 50 cm
  • Jika pH tanah kurang dari 5,6, segera lakukan pengapuran dengan menggunakan kapur dolomit 1,5 ton per hektar lahan pertanian yang disebarkan di atas bedengan dan diaduk secara merata beserta tanah lalu diamkan selama 2 minggu
  • Tebarkan produk Nasa Natural Glio untuk mencegah penyakit layu pada tanaman.
  • Gunakan pupuk Nasa untuk bawang merah Natural Glio sebanyak 100 gram yang dicampur dengan pupuk kompos sebanyak 25 – 50 kg. Campuran tersebut didiamkan selama 1 minggu, setelah itu baru ditebarkan ke permukaan tanah.

Pupuk bawang merah Natural Glio sangat baik untuk pengolahan lahan pertanian budidaya bawang merah organik.

Pupuk Dasar

Pupuk dasar bawang merah yang diberikan adalah pupuk makro. Sebarkan pupuk makro secara merata di atas bedengan dan aduk dengan tanah hingga tercampur rata. Dosis pupuk makro adalah 2 – 4 kg pupuk Urea, 7 – 15 kg ZA ditambah 15 – 25 kg SP-36. Jika diperlukan, Anda bisa menambahkan pupuk majemuk NPK (15 – 15 – 15) dosis 20 kg per 1000 m2 lahan pertanian dengan cara dicampurkan secara merata dengan tanah.

Supaya tanaman bawang merah tumbuh secara optimal, berikan pupuk bawang merah yang bagus SUPERNASA dengan dosis 10 botol untuk 1000 m2 lahan pertanian. Berikut adalah dua cara alternatif pemberian pupuk bawang merah SUPERNASA :

  • Alternatif 1 : campurkan 1 botol pupuk bawang merah yang bagus yaitu SUPERNASA dengan 3 liter air, kemudian jadikan sebagai larutan induk. Ambil per 200 cc larutan induk lalu dicampur dengan 50 liter air untuk menyiram bedengan. Diamkan bedengan selama 5 sampai 7 hari.
  • Alternatif 2 : 1 sdm pupuk bawang merah yang bagus (SUPERNASA) dicampur dengan 10 liter air, lalu siramkan secara merata ke setiap 5 – 10 meter bedengan. Lalu biarkan bedengan selama 5-7 hari

Pupuk bawang merah yang bagus (SUPERNASA) dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman bawang merah.

Pembibitan Bawang Merah

Faktor terpenting dalam budidaya bawang merah adalah pemilihan bibit bawang merah untuk ditanam. Dari bibit yang bagus (unggul) itulah tanaman bawang merah akan tumbuh dan berkembang dengan baik serta dapat menghasilkan buah yang melimpah. Ada dua cara pembibitan bawang merah yaitu pembibitan dengan umbi dan pembibitan dengan biji.

1. Pembibitan dengan Umbi

Syaratnya :

  • Pilih umbi berukuran besar dan memiliki berat 3 – 4 gram per umbi
  • Umbi terbaik didapat setelah melewati masa penyimpanan 2 – 3 bulan dengan kondisi umbi masih ada daun bawang dalam ikatan
  • Umbi yang bagus untuk dijadikan bibit adalah umbi dalam kondisi sehat, berbentuk kompak dan tidak keropos, kulit umbi terlihat berkilau dan tidak terkelupas atau terluka

2. Pembibitan dengan Biji

Pembibitan bawang merah dengan biji atau yang lebih dikenal dengan metode TSS (True Shallot Seed) memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan sebagai berikut :

Kelebihan :

  • Menekan biaya produksi karena harga biji bawang merah jauh lebih murah dibandingkan dengan harga umbi bawang merah
  • Pendistribusian antar daerah atau antar tempat jauh lebih mudah
  • Tidak membutuhkan tempat penyimpanan yang luas
  • Bebas dari virus dan penyakit yang sering menyerang tanaman bawang merah

Kelemahan :

  • Sering terjadi pemecahan sifat (sifat bibit tidak selalu sama dengan tanaman induknya)
  • Memerlukan waktu semai selama 5 – 6 minggu
  • Memerlukan keterampilan khusus, karena masih sedikit petani yang menerapkan cara ini

Penanaman Bawang Merah

1. Jarak Tanam

Ukuran jarak tanam dalam budidaya bawang merah pada musim kemarau berbeda dengan musim dingin. Pada musim kemarau, ukuran jarak tanam yang digunakan adalah 15 x 15 cm. Untuk varietas bawang merah yang digunakan adalah Ilocos, Tadayung, atau Bangkok.

Sedangkan pada musim hujan, ukuran jarak tanamnya adalah 20 x 15 cm dan untuk varietas bawang merah yang digunakan adalah Tiron.

2. Cara Tanam

Tahap-tahap cara menanam bawang merah adalah sebagai berikut :

  • Sebelum ditanam, bawang merah direndam terlebih dahulu dengan campuran POC NASA dan air. Dosis 1 tutup botol POC NASA per 1 liter air.
  • Tebarkan pupuk Nasa Natural Glio sesudah umbi bawang merah direndam.
  • Simpanlah bibit bawang merah selama 2 hari sebelum ditanam
  • Proses penanaman bawang merah adalah dengan cara membenamkan umbi ke dalam permukaan tanah, untuk satu lubangnya berisi satu umbi bawang merah.

Pupuk bawang merah yang bagus (POC NASA) dan pupuk Nasa Natural Glio memegang peranan penting untuk meningkatkan hasil produksi panen yang berkualitas dalam budidaya bawang merah organik.

B.FASE AWAL PERTUMBUHAN BAWANG MERAH (0 – 10 HST)

Hama dan Penyakit Tanaman Bawang Merah

1. Ulat Bawang (Spodopteraexigua dan Spodopteralitura)

Hama ulat bawang dewasa akan meninggalkan kelompok telurnya pada ujung dan pangkal daun bawang merah. Kelompok telur tersebut berjumlah sekitar 80 butir dan dilindungi oleh lapisan benang putih seperti kapas.

Cara pengendaliannya :

Segera ambil dan musnahkan apabila Anda menemukan kelompok telur tersebut, jika jumlahnya sudah melebihi batas normal, kendalikan dengan VIREXI dan VITURA.

Pupuk Nasa Natural dan pupuk Nasa Natural VITURA merupakan produk Nasa yang dibuat secara khusus untuk membasmi hama sejenis ulat bawang dalam budidaya bawang merah organik.

2. Ulat Tanah

Hama ulat tanah menyerang tempat tumbuhnya bawang merah atau bagian pucuk daun. Tanda-tanda bawang merah yang terserang hama ini adalah bagian tangkai akan terlihat rebah karena sudah terpotong bagian pangkalnya. Pada umumnya ulat tanah berwarna coklat kehitaman dan berkumpul ketika senja atau malam hari.

Anda bisa melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan lahan budidaya bawang merah dari sisa-sisa tanaman dan rumput liar yang menjadi sarang ulat tanah. Pengendaliannya dengan menggunakan pupuk bawang merah yang bagus dari Nasa PESTONA.

3. Penyakit Layu Fusarium

Ciri-ciri penyakit layu fusarium adalah daun bawang menjadi kuning, kemudian akan layu dengan cepat. Penyakit ini harus diwaspadai sejak fase awal tanam.

Tindakan pencegahan yang digunakan adalah dengan mencabut tanaman yang terserang penyakit layu fusarium ini dan segera dibakar di tempat yang cukup jauh. Anda juga bisa menggunakan pupuk untuk bawang merah Natural Glio sejak fase awal tanam.

Penyiangan dan Pembumbunan Bawang Merah

Dalam budidaya bawang merah, penyiangan dilakukan pertama kali ketika tanaman berumur 7 – 10 HST. Berantas gulma dan tanaman liar yang menjadi sarang hama ulat bawang dan ulat tanah. Apabila Anda menemukan kelompok telur ulat segera buang dan musnahkan.

Sesudah itu lakukan pembubunan agar akar tanaman bawang merah selalu tertutup tanah. Lakukan perbaikan bedengan yang rusak atau longsor dengan cara memperkuat bagian tepi-tepi selokan nya menggunakan lumpur dari dasar saluran air (irigasi).

Pemupukan Tanaman Bawang Merah

Pupuk bawang merah digunakan secara variatif menyesuaikan kondisi tanah pada lahan pertanian. Apabila pupuk urea diberikan secara berlebihan dapat menyebabkan leher umbi tebal dan besar sedangkan untuk ukuran umbi nya kecil, daun akan menguning dan pertumbuhan bawang merah terhambat. Jika kekurangan KCL, daun bawang merah akan menjadi kering dan ukuran umbi kecil. Pemupukan bawang merah dilakukan 2 kali (dosis per 1000 m2 lahan pertanian), yaitu :

  • 2 minggu : 5 – 9 kg Urea, 10 – 20 kg ZA, dan 10 – 14 kg KCI
  • 4 minggu : 3 – 7 kg Urea, 7 – 15 kg ZA, dan 12 – 17 kg KCI

Pada saat pemberian pupuk bawang merah yang bagus, usahakan jangan sampai terkena tanaman nya. Pupuk dicampur kemudian berikan di sekitar garitan atau rumpun tanaman. Jika diperlukan berikan pupuk majemuk NPK (15 – 15 – 15) dengan dosis 20 kg per 1000 m2 lahan pertanian, bisa diberikan pada umur 2 minggu setelah tanam.

Pengairan Tanaman Bawang Merah

  • Penyiraman dilakukan 2 kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari sejak awal pertumbuhan.
  • Penyiraman pagi hari dilakukan saat daun bawang masih terlihat basah, untuk membantu menurunkan resiko penyakit pada bawang merah.
  • Apabila pertumbuhan bawang merah sudah mencapai 90%, pengairan hanya dilakukan pada pagi hari saja.
  • Pastikan tinggi permukaan air pada saluran irigasi setinggi 20 cm dari permukaan bedengan

C.FASE VEGETATIF BAWANG MERAH (11 – 35 HST)

Hama dan Penyakit Tanaman Bawang Merah

1.Thrips

Hama thrips akan menyerang tanaman ketika berumur 30 HST karena kondisi lembab dan suhu lingkungan di atas suhu udara normal. Gejala-gejala bawang merah yang telah terserang hama ini adalah daun berwarna putih mengkilap seperti perak. Apabila suhu udara di atas normal dan kelembaban di atas 70%, hama ini akan menyerang dengan membabi buta.

Lakukan pencegahan dengan melakukan penyiraman pada siang hari dan mengamati predator kumbang macan. Hama ini bisa dikendalikan dengan pupuk Nasa PESTONA atau pupuk Nasa Natural BVR.

2. Penyakit Bercak Ungu atau Trotol

Penyakit bercak ungu atau trotol disebabkan oleh sejenis jamur bernama latin Alternaria Porii melalui umbi atau percikan air dari tanah. Gejalanya adalah terdapat bintik lingkaran konsentris berwarna putih kelabu atau ungu pada daun, tepi daun berwarna kuning dan ujung daun nya mengering.

Apabila penyakit ini menyerang umbi setelah dipanen, umbi akan membusuk dan berair, berwarna kuning hingga merah kecoklatan. Untuk pencegahan gunakan pupuk bawang merah Natural Glio. Segera lakukan penyiraman, jika turun hujan gerimis.

3. Penyakit Antraknose atau Otomotis

Penyakit Antraknose atau Otomotis disebabkan oleh jamur Colletricum gloesporiodes. Gejalanya adalah terlihat bercak putih pada daun, terjadi lekukan pada daun sehingga daun akan patah secara otomatis.

Lakukan pencegahan dengan segera mencabut daun yang terserang penyakit ini kemudian dibakar. Untuk pengendalian jamur yang berada di dalam tanah, dapat menggunakan pupuk bawang merah yang bagus dari NASA yaitu Natural Glio.

4. Virus

Ciri-ciri bawang merah yang terkena virus adalah pertumbuhan tanaman bawang merah akan terhambat, kerdil, daun menguning, melengkung dan terkulai, serta anakan muncul dalam jumlah sedikit.

Lakukan pencegahan dengan menggunakan bibit bawang merah unggul yang terbebas dan tahan terhadap virus.

5. Busuk Umbi Oleh Bakteri

Tanda-tanda bawang merah yang terserang penyakit busuk umbi karena bakteri adalah umbi yang telah dipanen akan membusuk dan berbau. Untuk pencegahan, sebaiknya letakkan hasil panen bawang merah di tempat yang kering.

6. Busuk Umbi / Leher Batang Oleh Jamur

Penyakit ini mengakibatkan daun menjadi lunak, melekuk dan berwarna abu-abu. Untuk pencegahan, selalu lakukan pengaturan drainase agar tanah jangan terlalu basah/becek.

Pengelolaan Tanaman Bawang Merah

Proses penyiangan kedua dilakukan ketika tanaman bawang merah berumur 30 – 35 HST, langkah selanjutnya adalah proses pendangiran, pembumbunan dan perbaikan bedengan yang rusak.

Setiap 7 hari setelah penanaman sampai hari ke 50 – 55, semprotkan pupuk bawang merah POC NASA dengan dosis 4 – 5 tutup botol per tangki. Ketika tanaman bawang merah berumur 35 HST tambahkan pupuk bawang merah yang bagus yaitu pupuk NASA HORMONIK saat penyemprotan dengan dosis 1 – 2 tutup botol per 10 liter air dicampur dengan pupuk bawang merah POC NASA dengan dosis sama seperti sebelumnya.

Pendangiran atau penyiraman dilakukan sehari sekali pada pagi hari. Jika terjadi serangan hama Thrips dan terjadi hujan rintik-rintik (gerimis) penyiraman dilakukan pada siang hari.

D. FASE PEMBENTUKAN UMBI BAWANG MERAH (36 – 50 HST)

Fase pengamatan OPT sama dengan fase pengamatan Vegetatif. Yang lebih memerlukan perhatian utama adalah pada saat pengairannya, pada musim kemarau diperlukan air yang cukup banyak sehingga perlu dilakukan penyiraman dua kali sehari.

E. PEMATANGAN UMBI BAWANG MERAH (51 – 65 HST)

Berbeda dengan fase pembentukan umbi bawang merah, pada fase pematangan umbi ini tidak membutuhkan banyak air. Penyiraman dilakukan hanya sekali pada sore hari.

F. PANEN DAN PASCA PANEN

Panen

Panen bawang merah dilakukan pada pagi hari yang cerah dan kondisi tanah tidak basah/becek. Untuk daerah di dataran rendah, panen dilakukan ketika bawang merah sudah berumur 55 – 70 HST, sedangkan untuk daerah di dataran tinggi saat bawang merah sudah berumur 70 – 90 HST. Ciri tanaman bawang merah yang siap dipanen adalah 60 – 90% daunnya telah rebah.

Cara memanen bawang merah adalah dengan cara mencabut seluruh tanaman bawang merah mulai dari akar (umbi) hingga ujung daun, kemudian setiap 5 – 10 rumpun diikat menjadi satu ikatan

Pasca Panen

Sesudah panen (pasca panen), jemur bawang merah selama 5 – 7 hari menghadap ke atas, hal ini bertujuan untuk mengeringkan daunnya.

Penjemuran kedua dilakukan sekitar 2 – 3 hari dengan posisi umbi menghadap ke atas, bertujuan untuk mengeringkan umbi. Jemur sampai kadar air tersisa sekitar 89 – 85%, lalu disimpan di dalam gudang tempat penyimpanan.

Gantung ikatan bawang merah di rak bambu yang sudah disediakan. Suhu gudang penyimpanan yang ideal adalah sekitar 26 – 29°C dengan kelembaban antara 70 – 80%.

Penggunaan pupuk bawang merah yang bagus dari NASA seperti pupuk bawang merah POC NASA, pupuk bawang merah Hormonik, pupuk bawang merah SUPERNASA, pupuk bawang merah Natural Glio, dsb memberikan banyak manfaat positif dalam peningkatan hasil produksi bawang merah,baik secara kualitas, kuantitas, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Pupuk NASA sangat dianjurkan dan aman untuk budidaya bawang merah organik karena dibuat dari bahan-bahan organik alami, sudah mendapatkan izin resmi dari BPOM, dan bersertifikat halal dari MUI.

Dapatkan pupuk yang bagus untuk bawang merah yaitu paket pupuk Nasa untuk budidaya bawang merah organik hanya dari distributor resmi PT. NASA (Natural Indonesia).

 

 

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA

Belum ada ulasan untuk produk Paket Pupuk Bawang Merah Organik, Paket Terbaik dari NASA untuk Pupuk Bawang Merah yang Bagus

Silahkan tulis ulasan Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Produk Terkait Paket Pupuk Bawang Merah Organik, Paket Terbaik dari NASA untuk Pupuk Bawang Merah yang Bagus

QUICK ORDER
Paket Budidaya Semangka Organik NASA

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 328.000
Ready Stock / P-SEMANGKA
Rp 328.000
Ready Stock / P-SEMANGKA
OFF 18%
QUICK ORDER
Paket Budidaya Strawberry Organik NASA

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 367.000 Rp 450.000
Ready Stock / P-STRAWBERRY
Rp 367.000 Rp 450.000
Ready Stock / P-STRAWBERRY
OFF 30%
QUICK ORDER
Paket Budidaya Lele Organik NASA, Pakan Lele untuk Hasil Panen Terbaik

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 176.000 Rp 250.000
Ready Stock / P-LELE

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

QUICK ORDER
Moreskin Parfum Delilah, Wanginya Bebas Alkohol!

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

moreskin parfum delilah Rp 25.000
Ready Stock / MPDELI
QUICK ORDER
Moreskin Parfum Aminah, Wangi, Segar, Bebas Alkohol

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

moreskin parfum aminah Rp 25.000
Ready Stock / MPAM
QUICK ORDER
Moreskin Parfum Yusuf, Aroma Wangi yang Bebas Alkohol

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

moreskin parfum yusuf Rp 25.000
Ready Stock / MPYUS
SIDEBAR